komput@si lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5317 Sabtu, 21 Mei 2022  
 
  LIPI
depan
database
database
artikel
kegiatan
situs
info
publikasi
e-data
buku
kontak
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Teknologi Proteomik Untuk Mendiagnosa Kanker Mulut
Avi Fibry Octavina

Kanker mulut merupakan kanker keenam yang paling umum diseluruh dunia setelah limfoma Hodgkin, leukemia, kanker payudara, otak, perut, kanker ovarium. Di Amerika Serikat (USA), setiap tahunnya sekitar 41.000 orang yang di diagnosa sebagai penyakit kanker. Penyakit kanker mulut merupakan salah satu penyakit kanker juga sangat sering terjadi di USA. Lebih dari 90 persen penyakit kanker mulut adalah mulut jenis Oral Squamous Cell Carcinomas (OSCC), Karsinoma sel skuamosa.

Secara keseluruhan, sekitar 60 persen tingkat kelangsungan hidup dari penyakit ini adalah sekitar 5 tahun. Tetapi apabila pasien bersangkutan mendapatkan diagnosa lebih awal maka dengan pengobatan tepat, tingkat kelangsungan hidup pasien akan meningkat menjadi sekitar 80 persen (American Cancer Society, 2013).

Sampai saat ini standar diagnosa yang dilakukan untuk penyakit kanker mulut adalah dengan menggunakan teknik visual dini, dimana pada dasarnya teknik ini dilakukan hanya dengan melihat secara visual langsung pada mulut yang terkena kanker oleh dokter ahli penyakit mulut. Setelah diketahui bahwa pasien yang bersangkutan terkena penyakit ini, maka biasanya dokter ahli menggunakan cara yang lebih invasive yaitu dengan menggunakan pisau bedah untuk melakukan biopsi dan analisa secara histologi.

Dengan menggunakan teknologi proteomik, kemungkinan cara mendiagnosa penyakit kanker mulut atau penyakit kanker lainnya secara umum diharapkan dapat dilakukan dengan cara yang tidak invasive dimana dalam hal ini tidak memerlukan pisau untuk proses pembedahan yang dapat menimbulkan rasa sakit dan perasaan takut dari pasien yang bersangkutan.

Joel Kooren, PhD dari University of Minnesota, USA berkenan menjadi narasumber dalam seminar dengan tema ”Informing the Oral Squamous Cell Carcinoma biomarker search by exudate Proteomics” yang diselenggarakan pada tanggal 5 Juli 2013 bertempat di gedung Auditorium Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, Jl. Raya Bogor KM.46 Cibinong. Peserta yang hadir berjumlah 28 (dua puluh delapan) orang terdiri dari para peneliti dilingkungan Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI dan Pusat Penelitian Biologi LIPI.

Pada metoda ini dipelajari penggunaan bahan sejenis kertas (PerioPaper) yang dapat menyerap air liur dan cairan pada tonjolan yang diduga merupakan bagian dari kanker yang sedang diteliti. Hasil cairan kemudian dimurnikan dan protein yang didapat dari hasil cairan ini selanjutnya dianalisa. Dari hasil analisa ini dapat diketahui apakah seorang pasien telah terkena penyakit kanker mulut atau tidak. Bahkan dari metoda ini dapat diketahui tingkat keparahan dari kanker mulut yang diderita oleh seorang pasien. Dimasa depan penggunaan teknik ini akan memberikan solusi yang sangat penting bagi penanganan kasus kanker mulut dimana cara yang digunakan tidak menimbulkan rasa sakit dan pasien yang bersangkutan tidak merasakan rasa sakit dan angka kematian akibat penyakit kanker mulut dapat ditekan. Selain kanker mulut, diharapkan teknologi ini juga dapat digunakan pada beberapa jenis kanker lainnya. (Avi Fibry Octavina-Humas).

Sumber : P2 Bioteknologi, 9 Juli 2013

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 4 Agustus 2013

 

PERHATIAN : komput@si berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 1 Maret 2004 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI