komput@si lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5317 Sabtu, 21 Mei 2022  
 
  LIPI
depan
database
database
artikel
kegiatan
situs
info
publikasi
e-data
buku
kontak
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Linux Terus Mendominasi Pasar Komputer Super
otong

Data dalam jumlah besar memerlukan tenaga komputasi yang besar juga, untuk mengolahnya menjadi informasi yang berguna. Contoh pengolahan data super kritis adalah pada keuangan/bank, bioinformatika, dan militer.

Berdasarkan data tahun 2005, Linux berada di posisi teratas (Catatan Penerjemah: Data tahun 2008 justru menunjukkan trend bahwa linux semakin mendominasi pasar komputer super). Dalam daftar top500, yang dirilis pada konferensi komputer super di Seattle, Blue Gene/L berbasis Linux berada di posisi teratas. Blue Gene/L tidak sendirian, sebab tujuh dari sistim top 10 menjalankan Linux. Aix, UNICOS, dan Super-UX juga hadir di top 10.

Daftar top500 (top500.org) telah menunjukkan bahwa Linux adalah sistim operasi de facto dan de jure pada komputer super, dan pada daftar tahun 2005 menunjukkan bahwa popularitas Linux di platform komputer super adalah 78ari seluruh komputer yang paling cepat didunia tersebut (catatan penerjemah: data tahun 2008 menunjukkan, bahwa presentasenya naik menjadi 87 391 dari semua sistim ini menggunakan berbagai distro Linux, jauh lebih banyak dibandingkan Unix (Dahulu kala Unix mendominasi pasar komputer super), Mac OS X, Solaris, ataupun Windows.

Erich Strohmaier, editor dari daftar, mengatakan, walaupun prosesor 64 bit dan multi-core memainkan peran sangat penting dalam evolusi sistim super, tidak ada tanda bahwa Linux akan mengalami penurunan pada daftar. ‘ Linux telah mendominasi sistim operasi pada komunitas komputer super, dan akan tetap demikian’, demikian kata dia. ‘ Jika ada perubahan, maka justru akan menjadikan Linux semakin dominan.

Efektivitas

Strohmaier memuji efektivitas kluster linux untuk mencapai kekuatan komputasi yang lebih besar, dan menggaris bawahi bahwa sistim operasi open source juga dapat memenuhi apapun yang dilakukan berbagai organisasi di server mereka.

Walaupun sukar menentukan apakah distro Linux yang digunakan secara tepat, situs database top500 sekarang juga memasukkan sistim operasi yang digunakan oleh komputer super. Database tersebut juga memasukkan variabel seperti geografi, vendor sistim, teknologi interconnect, dan keluarga komputer/prosesor.

Distro Linux yang dapat terdeteksi pada daftar adalah Red Hat Linux, Red Hat Enterprise, SUSE Enterprise Server, UNICOS/Linux, dan CNK/Linux. Menurut Strohmaier, distro Linux yang populer adalah Linux standar, bukan yang telah terkostumisasi atau yang terkombinasi, yang biasanya populer pada sistim besar.

Kostumisasi sistim operasi sering dilakukan komunitas riset, namun industri dan bisnis lebih tertarik pada solusi tertentu yang sudah didukung oleh sistim operasi tersebut’. Kata dia. Strohmaier menambahkan, bahwa pertumbuhan industri komputer super telah tumbuh secara cepat dan akan terus demikian. Dia juga melaporkan, bahwa terjadi penggantian sistim dengan cepat, karena 4 dari top 10 sistim telah diganti oleh instalasi baru.

Titik Teratas

Supaya tetap pada titik teratas, IBM BlueGene/L pada Lawrence Livermore National Lab (LLNL) telah menggandakan kekuatannya, dan sekarang telah memiliki rekor performas linpack 280,6 teraflops ( Biliun kalkulasi perdetik). Pada urutan kedua, adalah sistim Linux eServer Blue Gene, BGW, pada Pusat riset IBM Thomas Watson, yang memiliki performans 91,2 teraflops. Urutan ketiga adalah ASCI Purple milik departemen energi Amerika Serikat, sistim berbasis AIX yang memiliki performans 63,4 teraflop pada LLNL juga. Urutan keempat dan kelima dipegang oleh SGI Columbia, komputer super berbasis Linux yang memiliki performans 51,87 teraflops, dan Thunderbird, sistim Dell PowerEdge Sandia National Lab yang menjalankan Linux dan memiliki performans 36,10 teraflops.

Stromaier juga menekankan, bahwa prosesor AMD juga hadir semakin kuat pada daftar. Walaupun masih kalah dibanding sistim intel, namun perusahaan tersebut telah menempatkan 55 sistim pada daftar, dan pasarnya berkembang. Strohmaier juga mengatakan bahwa 64 bit dan teknologi multicore juga berperan.

Strohmaeir mengindikasikan bahwa walau Unix masih memiliki pasar, tidak ada sistim operasi lain yang akan digunakan sebanyak Linux kedepannya di top500 .

Variasi Unix yang lebih tua, seperti AIX akan tetap digunakan, namun karena sistim berbasis server akan digantikan oleh kluster, Linux akan menjadi semakin dominan,’ Kata dia. ‘ Linux telah menjadi standar industri pada komunitas ini, dan sistim operasi lain (MacOSX, Windows, dll) yang ingin memasuki pasar ini harus berjuang sangat keras.’

Sumber : KIKIL (25 Mei 2009)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 13 Juni 2009

 

PERHATIAN : komput@si berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 1 Maret 2004 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI