komput@si lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5317 Sabtu, 21 Mei 2022  
 
  LIPI
depan
database
database
artikel
kegiatan
situs
info
publikasi
e-data
buku
kontak
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Sun Microsystem Makin Fokus ke Pendidikan?
Widia Yurnalis

Komputasi inGRID ini menyediakan sumber daya komputasi berkinerja tinggi bagi para peneliti dan terhubung ke jaringan inheren. Sementara itu, inGRID yang dikembangkan di Universitas Indonesia, tepatnya di Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) ini, didukung oleh sumber daya komputasi dengan kapasitas setara dengan 16 komputer berprosesor Opteron, dual-core, memori sebesar 16 GB, dan tempat penyimpanan data sebesar 1 TB.

Teknologi komputasi grid merupakan model komputasi modern. Teknologi ini memanfaatkan resources dari sejumlah komputer yang secara geografis terpisah namun terkoneksi dalam suatu jaringan.

Teknologi ini tidak saja memungkinkan para peneliti di negara berkembang seperti Indonesia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan biaya yang terjangkau, namun juga dapat memanfaatkan sumber daya komputasi yang ada semaksimal mungkin. Dengan demikian, peneliti yang berada di lokasi yang berbeda bisa bekerja secara bersamaan.

Wibisono Gumulya, Presiden Direktur, PT Sun Microsystems Indonesia menyatakan, suatu infrastruktur komputasi grid di tingkat nasional akan dapat menekan biaya investasi dibandingkan bila masing-masing institusi penelitian di negara ini harus mengadakan perangkat komputasinya masing-masing. Selain itu, infrastruktur tersebut dapat digunakan oleh para peneliti untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara itu, Bobby Nazief, Kepala Grid Computing Research Group, FASILKOM Universitas Indonesia menyatakan, dalam mengembangkan inGRID, pihaknya mendapat dukungan dari Sun Microsystems. Keberadaan inGRID diharapkan sebagai titik awal bagi terciptanya fasilitas komputasi grid berskala nasional.

Teknologi komputasi Grid sangat cocok bagi Indonesia karena sejumlah komputer yang secara geografis terpisah dapat saling berhubungan dalam waktu yang bersamaan. Hal ini dapat menunjang berbagai kebutuhan pemerintah dan industri dalam negeri seperti untuk simulasi ekonomi, ramalan cuaca, Tsunami Early Warning System, dsb.

Sumber : SDA Asia (24 Agustus 2007)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 1 Maret 2009

 

PERHATIAN : komput@si berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 1 Maret 2004 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI