komput@si lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5317 Sabtu, 21 Mei 2022  
 
  LIPI
depan
database
database
artikel
kegiatan
situs
info
publikasi
e-data
buku
kontak
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

IBM Kembangkan Nanophotonic Switch
Widia Yurnalis

Ilmuwan-ilmuwan IBM kembali mengambil langkah besar untuk kemajuan pengiriman informasi di dalam chip komputer. Pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan pulsa cahaya, bukan elektron. Hal ini dilakukan dengan membangun nanophotonic switch terkecil di dunia.

Switch ini merupakan blok bangunan penting untuk mengendalikan arus informasi di dalam chip-chip yang dapat secara signifikan meningkatkan performa chip dengan mengkonsumsi energi yang lebih sedikit. "Pengembangan baru ini merupakan penambahan penting untuk membangun sebuah jaringan optis on-chip," jelas Yurii Vlasov, Manajer Silicon Nanophotonics, TJ Watson Research Center milik IBM. Vlasov melanjutkan, dengan semua kemajuan yang dicapai, IBM ingin mewujudkan jaringan optis on-chip.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan jurnal Nature Photonics, IBM memperkenalkan switch optis broadband silikon, komponen penting lainnya yang memungkinkan interkoneksi optis on-chip. Dengan demikian, ketika signal-signal elektris telah diubah menjadi pulsa cahaya, alat switching ini berperan untuk mengatur lalu lintas di dalam jaringan, sehingga memastikan pesan-pesan optis dari satu inti prosesor dapat secara efisien mengalir ke inti lainnya di dalam suatu chip.

Sementara itu, terdapat sebuah tren penting di industri mikroelektronik. Tren tersebut adalah peningkatan paralelisme dalam komputasi dengan multi-threading lewat pembangunan sistem multi-chip berskala besar dan peningkatan jumlah inti chip. Misalnya saja, prosesor IBM Cell yang menggerakkan konsol permainan Sony PlayStation 3 terdiri dari sembilan "otak" atau inti dalam sebuah chip. Karena pengguna terus menuntut performa komputasi yang lebih tinggi, para perancang chip berencana untuk meningkatkan jumlahnya menjadi puluhan atau bahkan ratusan inti.

Namun demikian, pendekatan ini hanya mungkin jika masing-masing inti dapat secara bersamaan menerima dan mentransmisikan sejumlah besar pesan dari inti yang ada pada chip tersebut. Inti-inti mikroprosesor multi-inti yang ada saat ini saling berkomunikasi melalui jutaan kawat tembaga yang sangat kecil. Sayangnya, sistem kawat tembaga ini terlalu banyak menyedot daya dan tidak dapat mentransmisikan informasi dalam jumlah besar yang dibutuhkan prosesor-prosesor dengan inti yang sangat banyak.

Saat ini, para periset IBM sedang menyelidiki sebuah solusi alternatif untuk mengatasi masalah ini dengan cara menghubungkan inti-inti chip dengan pulsa cahaya dalam sebuah jaringan optis on-chip yang berbasis sirkuit terintegrasi nanophotonic silikon. Jaringan optis fiber yang bersifat long-haul ini akan mentransmisikan, menerima, dan mengalirkan pesan antara inti yang satu dengan yang lain dan disandikan sebagai pulsa cahaya.

Bila melihat ke belakang, November 2005 lalu, ilmuwan IBM menunjukkan nanophotonic silikon yang dapat secara signifikan memperlambat dan secara aktif mengendalikan kecepatan cahaya. Sementara pada Desember 2006, sebuah alat silikon renik yang bersifat analog digunakan untuk menunjukkan proses buffering dengan lebih dari satu byte informasi yang disandikan dalam pulsa-pulsa optis, yaitu sebuah persyaratan untuk membangun buffer optis untuk jaringan-jraningan optis on-chip. Pada Desember 2007, ilmuwan IBM mengumumkan pengembangan sebuah modulator elektro-optis silikon ultra-ringkas yang berperan untuk mengubah signal-signal elektrik menjadi pulsa-pulsa cahaya.

Sumber : Ide Kita Cemerlang (1 April 2008)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 4 Oktober 2008

 

PERHATIAN : komput@si berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 1 Maret 2004 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI