komput@si lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5317 Sabtu, 21 Mei 2022  
 
  LIPI
depan
database
database
artikel
kegiatan
situs
info
publikasi
e-data
buku
kontak
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Indonesia akan Jadi Tuan Rumah Simposium Software Open Source
ant/fif

Indonesia akan menjadi tuan rumah Asia Simposium Open Source Software (OSS), yang akan dihadiri para pakar dan praktisi teknologi informasi dari Jepang, India, Pakistan, China, Korea Selatan , Srilanka, Bangladesh, Nepal, Mongolia, Taiwan, dan seluruh negara anggota ASEAN .

Menurut Ketua Tim Indonesia Go Open Source (IGOS) yang juga Asdep Pengembangan dan Pemanfaatan TI Kementerian Ristek, Prof Dr Engkos Koswara di Jakarta, Senin, simposium itu akan membahas infrastruktur, tatanan pengelolaan serta kompetensi konsep, teknis dan implementasi Open Source di Asia.

Open Source sendiri merupakan software (piranti lunak) yang berbasis pada kode-kode terbuka, yang dapat dikembangkan dan digunakan siapa saja dengan gratis. Hal ini berbeda dengan piranti lunak berlisensi yang dijual dengan harga puluhan hingga ribuan dolar AS. "Open source sangat penting dikembangkan Indonesia selain karena menghemat devisa karena kita bisa beralih dari ketergantungan akan software-software mahal ke software gratis. Juga yang paling penting adalah mengurangi pembajakan dengan software open source legal," katanya.

Sebelum Simposium ke-8 yang diselenggarakan di Nusa Dua Bali pada 13-15 Februari 2007 tersebut juga diadakan sejumlah kegiatan seperti Codefest, OSS Awareness Session, hingga Exhibition dalam bidang OSS. Codefest sendiri adalah acara di mana programmer dari dalam negeri dan luar negeri berkumpul untuk membuat program dalam beberapa hari secara maraton namun diadakan di ITB Bandung sebelum simposium, yakni pada 11-12 Februari.

Simposium yang bertema Utilization of OSS to Close the Digital Gap and Economic Impact bertujuan untuk mengidentifikasi pengembangan inisiatif produk OSS di negara-negara Asia. Selain itu juga berbagi pengalaman internasional untuk inisiasi OSS, meningkatkan peluang kerja sama , promosi pengembangan platform aplikasi OSS serta penerapan OSS dalam sistem ekonomi. Dijadwalkan akan hadir Menristek Kusmayanto Kadiman, Menkominfo Sofyan Djalil, dan pakar TI lainnya seperti Jim Zemlin, dan Mark Shuttleworth.

Sumber : Republika (11 Desember 2006)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 11 Desember 2006

 

PERHATIAN : komput@si berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 1 Maret 2004 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI