komput@si lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5317 Sabtu, 21 Mei 2022  
 
  LIPI
depan
database
database
artikel
kegiatan
situs
info
publikasi
e-data
buku
kontak
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Masa Depan tanpa Cakram : Bill Gates menaruh harap pada streaming
Budi P

Seperti apakah dunia teknologi informasi di masa datang? Menurut bos Microsoft, Bill Gates, media penyimpanan fisik seperti cakram padat (CD dan DVD) akan segera masuk museum.

"High definition DVD akan menjadi format media fisik terakhir," ujar Gates, 49 tahun, di depan mahasiswa Universitas Waterloo. "Teknologi DVD tidak lagi akan dikembangkan lebih lanjut."

Pendiri Microsoft yang dinobatkan Forbes sebagai orang terkaya di dunia itu--dengan kekayaan lebih dari US$ 46 miliar--melakukan kunjungan tiga hari ke kampus ke Universitas Michigan, Wisconsin, Princeton, Columbia, Howard, dan Waterloo akhir pekan lalu.

Drop out dari Universitas Harvard, Gates mendirikan Microsoft bersama Paul Allen pada 1975. Mereka membuat sistem operasi DOS, yang membuat keduanya kaya mendadak, sedangkan Windows kini mendominasi sebagian besar perangkat keras di dunia.

Streaming akan jadi andalan

Dewasa ini, menurut dia, kehadiran media penyimpanan fisik akan mencapai titik jenuhnya. Konsumen sudah lelah dan kerepotan dengan mesin yang dipenuhi cakram-cakram dalam menikmati hiburan digital mereka.

Sebaliknya, orang akan lebih suka melakukan streaming layanan-layanan, seperti film, video, musik, dan peranti lunak melalui Internet langsung ke komputer pribadi, perangkat genggam, dan komputer tablet.

Streaming adalah teknik transfer data yang prosesnya berlangsung terus-menerus tanpa perlu mengunduhnya ke dalam hard disk. Dengan teknologi ini, browser atau plug-in yang terdapat pada komputer pengguna bisa mulai menayangkan data sebelum seluruh file ditransmisikan secara komplet.

Untuk menggunakan streaming media, Anda membutuhkan sebuah server yang sedang "live" dan program pemutar di sisi pengguna untuk menayangkannya.

Ada dua metode utama dalam pengantaran video dengan teknologi ini: real time streaming (RTSP) dan HTTP streaming.

Teknologi ini menjadi sangat penting akibat pesatnya pertumbuhan Internet, mengingat sebagian besar pengguna tidak memiliki akses yang cukup memadai dalam mengunduh file multimedia yang besar dengan cepat.

Folder pribadi dan asisten digital

Di masa mendatang, ketika Internet sudah menjadi sumber daya bersama yang bertenaga, orang tak lagi membutuhkan media penyimpanan, seperti CD ataupun flash disk.

Setiap orang akan punya folder penyimpanan sendiri pada server Internet--yang secara fisik entah berada di mana. Jika butuh sebuah dokumen digital atau data, seseorang tinggal masuk ke Internet, masuk ke folder pribadinya dan mencari dokumen yang diinginkan.

Ciri-ciri berikutnya, tutur Gates, segala proses komunikasi akan menjadi sangat simpel dan komputer akan tahu dan secara cerdas menangani informasi yang masuk, seperti panggilan telepon, surat elektronik, atau konferensi video. "Suatu hari nanti, kita akan terbahak betapa kita pernah punya banyak nomor telepon dan alamat e-mail."

"Gaya hidup digital yang ada sekarang masih terperangkap pada rasa bosan dan satu hal yang bisa mengubahnya adalah peranti lunak," ujar Gates.

Masa depan peranti lunak

Ia menyebut abad ini sebagai tahun keemasan peranti lunak. Microsoft, ungkapnya, pada sepuluh tahun yang akan datang akan terus membuat peranti lunak lebih banyak dibanding tiga dekade kehadiran perusahaan yang bermarkas di Redmont, Amerika Serikat, ini.

Kepada para mahasiswa yang dengan antusias mendengarkan ceramahnya, ia menekankan, revolusi teknologi informasi baru saja dimulai. "Area ini akan terus menjanjikan peluang pekerjaan di masa yang akan datang."

Dalam 15 tahun mendatang, menurut dia, permintaan lulusan ilmu komputer akan meningkat jauh lebih tinggi. Tur kampus ini memang bertujuan menarik minat publik pada ilmu komputer dan teknologi informasi. "Anda akan memiliki banyak sekali kesempatan. Jika Anda menunggu kesempatan untuk masuk ke sana, inilah saatnya."

Eksekutif-eksekutif di Microsoft sebelumnya mengungkapkan, tahun lalu mereka mengaku kecolongan karena kehilangan sejumlah tenaga berbakat yang dibajak sang rival, Google Inc dan Yahoo Inc.

Pasar global yang kian meluas semakin membutuhkan inovasi dan teknologi. Ini tentu membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan andal. "Meskipun sudah terdapat banyak pekerjaan di bidang komputer di negara lain, tetap saja masih banyak kesempatan di Amerika Serikat."

Microsoft mencari yang terbaik

Microsoft memang sedang mencari anak muda terbaik dan cemerlang dari seluruh dunia untuk bergabung. "Kami tidak ingin semua orang pintar pergi dan bekerja hanya pada bidang profesi dengan gaji yang sunyi," tuturnya.

Dunia teknologi informasi masih tetap menjanjikan dan akan terus berkembang. Apalagi ranah ini akan secara langsung menyokong industri lain, seperti teknologi nano, kedokteran, biologi, fisika, pertanian, dan media massa.

Ia mengaku, masih banyak impiannya yang belum terwujud hingga sekarang. Umpamanya keinginan untuk terus menyempurnakan kebersahajaan dan keamanan komputer. "PC yang saya dan Paul Allen impikan 30 tahun lalu masih belum ada hingga sekarang," ujarnya.

Sumber : Koran Tempo (18 Oktober 2005)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 3 Desember 2005

 

PERHATIAN : komput@si berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 1 Maret 2004 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI