komput@si lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5317 Sabtu, 21 Mei 2022  
 
  LIPI
depan
database
database
artikel
kegiatan
situs
info
publikasi
e-data
buku
kontak
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Superkomputasi untuk Riset HIV/AIDS
Tutang (Puslit Bioteknologi LIPI)

Berbagai penelitian untuk menemukan teknik, cara serta obat yang paling mutakhir guna menyembuhkan penyakit virus HIV penyebab utama penyakit AIDS terus dilakukan. Salah satu lembaga riset terkemuka Locus Pharmaceuticals, Amerika Serikat, telah memanfaatkan tenaga superkomputasi IBM Deep Computing Capacity on Demand. Superkomputasi digunakan untuk mendukung riset dan perancangan obat-obatan guna menyembuhkan penyakit infeksi yang disebabkan virus seperti HIV dan AIDS.

Locus Pharmaceuticals mengembangkan terapi molekul kecil baru untuk memenuhi kebutuhan medis yang mendesak.Penelitian Locus dalam penemuan obat-obatan didasari oleh algoritme proprietary untuk desain de novo dari molekul obat-obatan tersebut.Algoritme-algoritme ini memberikan tenaga untuk menangani target terapi yang tidak dapat disembuhkan dengan metode-metode pengobatan konvensional.

Jika diintegrasikan dengan ilmu kimia dan biologi, dalam beberapa tahun teknologi ini dapat mempersingkat waktu siklus pembuatan obat-obatan inovatif untuk kasus-kasus tertentu. Untuk meningkatkan efisiensi, Locus akan menggunakan tenaga komputasi Deep Computing Capacity on Demand agar dapat meningkatkan kapasitas infrastruktur superkomputasi 2.3 teraflop miliknya. Para ilmuwan Locus akan menggunakan tenaga sistem IBM eServer Cluster dari server-server xSeries dengan prosesor 32-bit Intel Xeon.

''Para ahli komputer kini telah bekerja bersama-sama untuk mengoptimalkan algoritme-algoritme sehingga memberikan peningkatan kecepatan komputasi yang luar biasa, papar Jeff Wiseman,'' Wakil Presiden, Teknologi dan Informatika, Locus Pharmaceuticals. Pengurangan waktu komputasi yang menakjubkan ini akan memungkinkan Locus Phramaceuticals -- untuk pertama kalinya --, mencapai hasil secara real time. Kecepatanganda serta peningkatan akses ke tenaga komputasi memungkinkan kami memperluas kapasitas proyek kami hingga empat kali lipat, sehingga dapat mempertimbangkan target-target penyakit yang lebih serius.

Fleksibilitas, kehandalan dan ketersediaan tenaga komputasi on demand memungkinkan para peneliti lebih fokus pada perancangan molekul obat-obatan. Pada gilirannya hal itu akan memperluas basis klien dan mitra penemuan obat-obatan. ''Pelanggan seperti Locus Pharmaceuticals memiliki peran penting dalam riset medis. Kemampuan untuk menghubungkan diri dengan tenaga superkomputasi akan memungkinkan mereka untuk berfokus pada kekuatan bisnis inti mereka,''jelas David Turek, wakil presiden, IBM Deep Computing.

Melalui pusat Deep Computing Capacity on Demand, IBM menyediakan layakan bagi perusahaan -- baik besar maupun kecil --, sehingga dapatmengakses berbagai tenaga superkomputasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan kalkulasi-kalkulasi rumit dengan data yang sangat besar, dan pada saat yang bersamaan, mengurangi biaya operasi dan infrastruktur.

Pusat Deep Computing Capacity on Demand, berlokasi di Poughkeepsie, New York, dapat diakses pelanggan di seluruh dunia melalui sebuah koneksi VPN yang aman di Internet. Dirancang untuk skalabilitas yang sesuai dengan beban kerja puncak yang berubah-ubah, lingkungan operasi Deep Computing Capacity on Demand terdiri dari cluster IBM eServer yang tervisualisasi, dengan penyimpanan disk, infrastruktur jaringan, software, dan layanan terkait lainnya.

Locus Pharmaceuticals adalah perusahaan obat-obatan swasta yang berfokus pada pengembangan terapi molekul kecil yang baru guna memenuhi kebutuhan medis yang belum terpenuhi. Locus mengkombinasikan teknologi komputasional proprietary yang bertenaga besar dan terfragmentasikan dengan salah satu cluster superkomputer berbasis Linux yang tercepat di dunia. Cara ini dimaksudkan agar dapat secara simultan menemukan lokasi ikatan yang terkait pada protein target penyakit dan secara cepat menciptakan molekul kecil baru yang menyerupai obat dan terikat pada lokasi protein tersebut. Berlawanan dengan pendekatan komputasional lainnya, teknologi Locus membutuhkan sebuah struktur protein target tiga dimensi beresolusi tinggi untuk mengimplementasikan proses penemuan obatnya.

Saat ini, Locus Pharmaceuticals mesintesakan dan menguji kandidat obat baru yang diperkirakan secara komputasional untuk menyembuhkan penyakit manusia yang mematikan, termasuk HIV/AIDS, kanker dan peradangan.

Sumber : Republika (18 Januari 2004)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 8 Januari 2005

 

PERHATIAN : komput@si berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 1 Maret 2004 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI