komput@si lihat situs sponsor
        ISSN 2086-5317 Jumat, 27 Mei 2022  
 
  LIPI
depan
database
database
artikel
kegiatan
situs
info
publikasi
e-data
buku
kontak
  Artikel-artikel populer :
» daftar artikel

Superkomputer GM Pangkas Biaya dan Waktu
Redaksi Republika

Industri otomotif saat ini semakin tergantung kepada komputer untuk pengembangan dan pengetesan kendaraan. Dengan semakin berkembangnya teknologi pabrikasi mobil, maka dunia komputer pun kian menjadi tulang punggung bidang ini. Tak aneh bila salah satu pabrikan mobil ternama, General Motors, bagai tak mau ketinggalan dalam mengembangkan aplikasi komputer. Maka, sekarang GM merupakan pabrikan otomotif yang paling andal dalam mengaplikasikan teknologi komputer bagi kepentingan rekayasa teknologi seluruh produknya karena baru saja membeli superkomputer tercepat di antara puluhan pabrik mobil di dunia.

GM memang belum lebih sebulan ini, mengumumkan pembelian supercomputer tercepat dalam industri otomotif dari IBM. Superkomputer terbaru milik GM yang menggunakan teknologi POWER4 IBM, memungkinkan kolaborasi global yang semakin luas, pengujian validasi yang lebih baik, serta mampu menekan biaya-biaya pengembangan produk. Dengan kemampuan melakukan perhitungan sebanyak 9 triliun per detik (9 teraflops), superkomputer GM terbaru ini merupakan piranti yang kelima tercepat dari yang pernah ada di dunia dan tercepat di industri otomotif dalam hal kecepatan proses.

"Industri otomotif saat ini semakin tergantung kepada komputer untuk pengembangan dan pengetesan kendaraan," kata Jim Queen, wakil presiden direktur GM North America Engineering. Platform komputasi di GM, lanjutnya, memang sangat canggih dan memungkinkan untuk memperpendek waktu proses mulai dari pengembangan sampai produk dilempar ke pasaran. "Dari semula seluruh proses itu bisa memakan waktu 48 bulan, sekarang menjadi hanya 18 bulan. Superkomputer ini juga signifikan mengurangi biaya-biaya pokok dalam proses produksi," ungkap Queen.

Berkat komputasi berkemampuan tinggi, jelasnya, GM dapat bergerak dengan lebih cepat, memperkenalkan lebih banyak kendaraan baru dan tetap seirama dengan perubahan selera konsumen. Tak pelak, berbagai isu modifikasi desain dan rekayasa yang sebelumnya memerlukan waktu beberapa bulan atau beberapa minggu untuk mendapatkan pemecahan, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan menit atau jam, demikian papar Queen. Dicontohkanya, dalam sepuluh tahun terakhir ini, simulasi uji tabrak (crash testsimulation) mengambil porsi terbanyak dalam pemanfaatan kecanggihan komputer berkemampuan tinggi di GM.

Tak heran kalau untuk urusan uji benturan itu, sekarang mereka dapat menekan biaya produksi kendaraan dengan mengurangi jumlah kendaraan yang hancur untuk pengujian. Itu semua karena sebagian besar digantikan dengan simulasi komputer digital. Beberapa contoh penggunaan komputasi berkemampuan tinggi di GM memang menghasilkan kerja produk berperforma tinggi dengan waktu yang lebih singkat seperti kala mereka memproduksi Pontiac Solstice.

Mobil yang satu ini dapat memecahkan rekor, waktu dan biaya paling rendah dalam sejarah GM. Menurut Queen, seperti dikutip dalam media kit yang dikirim ke Republika, dengan memanfaatkan secara optimal desain dan validasi secara digital, tim GM dapat menyelesaikan rancang bangun dan produk yang sama sekali baru hanya dalam 27 bulan. Bob Kruse, salah satu direktur eksekutif GM mengatakan, GM bisa memangkas waktu dan biaya pengembangan produk lewat uji virtual. Tren ini terlihat pada Kappa Architecture yang digunakan Pontiac Solstice. Superkomputer GM yang baru itu akan lebih banyak digunakan untuk menguji faktor safety.

Hal itu akan mengurangi kebutuhan membuat dan menguji kendaraan pada tahap awal pengembangan. Selain lebih cepat, penggunaan dan pemanfaatan tes secara digital, memungkinkan GM untuk menghilangkan sebagian besar biaya pembuatan dan pengetesan kendaraan. Dengan menggunakan pengetesan benturan secara virtual, GM dapat mengurangi jumlah kendaraan untuk tujuan pengetesan lebih dari 85 persen. Asal tahu saja, setiap pengetesan mobil diperlukan biaya sekitar 500 ribu dolar AS. Uji tabrak, selama ini memang menjadi syarat utama sebuah mobil layak atau tidaknya dipasarkan.

Karenanya, pabrikan mobil harus melakukan serangkaian uji tabrak terhadap model baru pada setiap tahap produksi. Namun, disisi lain, pengujian ini sangat mahal dan membutuh waktu panjang untuk mempelajarinya. Lalu, ketika GM selalu merasa terdesak jadwal ketat peluncuran model mobil baru, maka justru proses uji tabrak ini menjadi bagian yang paling menghambat. Solusinya, itu tadi. GM membeli superkomputer berkemampuan 9 triliun kalkulasi perdetik, dua kali kemampuan superkomputer sebelumnya. Apa yang kemudian muncul di kalangan industriawan otomotif dunia dengan langkah GM tersebut?

Kini perdebatan soal akurasi uji tabrak kian runcing di kalangan ini. Apakah uji tabrak secara fisik masih diperlukan? Bagaimana validasi menyangkut unsur nyata keselamatan? Sejauh mana hitungan komputer bisa memberikan laporan dampak pengujian? Demikian banyak pertanyaan yang muncul kemudian. Terlepas dari kecanggihan komputer, yang pasti pemerintah Federal di AS masih mensyaratkan perlunya uji tabrak secara nyata. Tak sebatas virtual dalam hitungan komputer.

Pendapat yang berkembang saat ini menyatakan, uji tabrak secara fisik tetap menjadi bagian utama untuk mengkonfirmasi hasil yang didapat lewat uji tabrak komputer (virtual crash test). GM pun menanggapinya dengan memastikan tetap akan mempertahankan tes tabrak secara fisik karena memang diharuskan pemerintah federal. Joseph Kanianthra, Associate Administrator in vehicle safety research di Departemen Perhubungan AS mengakui, pembuat peraturan di tingkat federal sepakat bahwa pengujian dengan komputer itu bernilai. Penyelidik keselamatan pemerintah juga menggelar simulasi serupa, katanya. "Tetapi kami juga melakukan sejumlah uji tabrak secara fisik, yang memang sangat mahal biayanya," tambah dia.

Sumber : Republika (17 Juni 2004)

» kirim ke teman
» versi cetak
» berbagi ke Facebook
» berbagi ke Twitter
» markah halaman ini
revisi terakhir : 26 Juli 2004

 

PERHATIAN : komput@si berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, namun tidak bisa menjamin tidak terjadi kesalahan baik disengaja maupun tidak. Segala akibat dari pemakaian sarana ini merupakan tanggung-jawab pemakai !
- sejak 1 Maret 2004 -
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2022 LIPI